“Mengucapkan kalimat positif itu mudah, namun meradiasikannya hingga ke level ‘Bahagia Sepuluh’ adalah sebuah seni kehidupan.”
Bagi kita yang mengikuti ajaran Bunda Arsaningsih, kalimat di atas bukanlah sekadar jargon. Itu adalah sebuah vibrasi. Itu adalah komitmen kita kepada diri sendiri dan Tuhan. Namun, mari kita jujur sejenak: Hari ini, sudahkah kalimat itu benar-benar terpancar dari jiwa kita, atau hanya sekadar berhenti di bibir saja?
Apa itu “Radiasi 10 Poin”?
Dalam metode SOUL (Spirit of Universal Life), kita mengenal SOUL Meter. Skala 1 hingga 10 bukan hanya angka, itu adalah satuan yang kita gunakan dalam mengukur energi.
Ketika kita melafalkan “Saya Sehat! Saya Damai! Saya Berkelimpahan!”, kita menyelaraskan frekuensi internal kita hingga mencapai poin maksimal,, yaitu poin sepuluh. Di titik inilah “SOUL is Solution” bukan lagi sebuah harapan, melainkan sebuah realitas.
Mari Kita Radiasikan 10 Poin:
1. Saya Sehat! Sudahkah Anda berterima kasih pada setiap sel tubuh Anda hari ini? Kesehatan dimulai dari kesadaran bahwa tubuh kita adalah kendaraan penting bagi sang jiwa. Saat Anda meradiasikan “Saya Sehat,” rasakan energi mengalir tanpa hambatan, membersihkan setiap sumbatan pada tubuh fisik. Pembelajaran di Soul mengajarkan kita teknik membersihkan tubuh fisik kita secara energi, yang selanjutkan akan membuat tubuh fisik kita menjadi sehat dan terbersihkan dari tumpukan psikis yang merupakan sumber dari berbagai penyakit.
2. Saya Damai! Damai bukan berarti tidak ada masalah di sekitar kita. Damai berarti di tengah badai sekalipun, pusat hati kita tetap tenang. Dengan Soul Meter, dapat terukur Bahagia 10 poin, Damai 10 poin dan Berserah 10 poin di dalam diri kita. Sudahkah Anda melakukan SOUL Reflection hari ini untuk melepas emosi berat yang mengganggu kedamaian di dalam diri Anda?
3. Saya Berkelimpahan! Keberlimpahan adalah kelayakan setiap jiwa yang sudah terhubung dengan Tuhan-Nya. Kelimpahan datang ketika kita merasa “bersyukur.” Meradiasikan kelimpahan berarti Anda percaya bahwa Tuhan selalu menyediakan apa yang Anda butuhkan tepat pada waktunya dan sesuai dengan kelayakan Anda untuk menerima.
Mengapa “Soul is Solution”?
Bunda Arsaningsih sering mengingatkan kita bahwa masalah muncul karena adanya kegelapan atau ketidakmurnian di dalam diri. Solusinya bukanlah mencari ke luar, melainkan kembali ke dalam jiwa (SOUL).
Saat kita melakukan pembersihan diri dan bahagia sepuluh, solusi akan datang dengan sendirinya. Masalah yang tadinya terasa berat tiba-tiba menjadi ringan. Pembelajaran di Soul mengajarkan kita teknik menuju bahagia sepuluh yang terukur dengan Metode Soul Meter.
SOUL is Solution!, Bukan “Soulcare” is Solution
SOUL telah menyediakan fasilitas luar biasa seperti layanan Soulcare untuk membantu kita saat sedang buntu. Namun, seringkali kita terjebak dalam rasa ketergantungan. Kita merasa solusi hanya ada jika kita berkonsultasi atau bertanya kepada tim Soulcare.
Padahal, Bunda Arsaningsih selalu mengajarkan: SOUL is Solution. Artinya, solusinya adalah metode SOUL itu sendiri, proses pembersihan diri, SOUL Reflection, dan kemauan kita untuk masuk ke dalam diri sendiri. Soulcare adalah bantuan darurat, namun jawaban sejatinya ada pada pengolahan rasa kita sendiri. Jangan sampai kita hanya bergantung pada bantuan orang lain, sementara “alat” hebat yang sudah Bunda berikan (metode-metodenya) justru tidak kita gunakan secara maksimal.
Tantangan Hari Ini: Menjadi Mandiri dengan SOUL Meter
Jangan hanya berkata “SOUL is Solution” tapi setiap ada masalah kecil langsung panik mencari bantuan. Dengan menggunakan Soul Meter, mari kita coba:
- Gunakan metode-metode pengajaran Bunda Arsaningsih dengan disiplin.
- Mencapai dan menjaga Bahagia Sepuluh.
- Lakukan pengamatan diri dan pembersihan diri secara mandiri hingga ke akar masalah.
Sudahkah Anda meradiasikan sehat, damai, berkelimpahan sampai 10 poin? Share pengalaman Anda saat berhasil menemukan solusi melalui pembersihan mandiri di kolom komentar ya!

Leave a comment